EVONEWS
Now Reading:
Ayi Nuroyadin, Juragan Mebel dari Ciwalen Cianjur
Full Article 3 minutes read

Ayi Nuroyadin, Juragan Mebel dari Ciwalen Cianjur

Ayi Nuroyadin yang sukses di bidang mebel. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.CO – Siang begitu terik, namun pemilik nama lengkap Ayi Nuroyadin tak peduli peluh keringat deras bercucuran. Sembari terus sibuk menerima telepon, ia terlihat asyik menaikan sofa-sofa pesanan toko. Sofa itu akan dikirimnya ke daerah Sukabumi selatan, sofa itu harus dikirim pemesannnya nanti shubuh. Karena beberapa pegawai izin libur, terpaksa pria berusia sekitar 43 tahun itu pun turun tangan.

Sepintas bila melihat kesibukan pemilik Agung Mebel ini tidak berbeda jauh dengan pengusaha mebel lainnya.

Namun setelah mendengar kisah hidupnya, orang bakal terenyak. Ayi memiliki bengkel produksi, yakni di Jalan Raya Sukabumi, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya saat ini.

Bapak dua anak itu berangkat menjadi wiraswasta dari serba keterbatasan.

Suami Nurlela itu semenjak kecil menekuni dagang. Ayi terlahir dari keluarga biasa. Ayahnya H. Miftah dan Ibu Hj Juariah hanya petani.

Kondisi itulah yang menguatkan tekad pria tamatan SMP ini. Selama sembilan tahun ia merintis  usaha mebelnya, sambil nabung.

Sedikit demi sedikit tabungan hasil dari kerja kerasnya itu ia gunakan sebagai modal untuk merintis usaha sendiri.

Baca juga: Sarifudin Asal Bunisari Cianjur, “Dari Pelapah Pisang Jadi Karya Seni”

Sekitar tahun 2010 dia mulai menekuni pasar mebel dan furniture, ia memproduksi beragam furniture dari kayu lokal. Ada lemari, kursi, bufet, dan meja tulis. Produk-produk yang dijualnya 100 persen memakai bahan baku dari dalam negeri.

“Saya memanfaatkan Kota Cianjur yang kayunya melimpah, agar saya bisa jual dengan harga relatif murah, karena ongkos bisa ditekan,” ungkapnya.

Pernah Ditipu

Dalam perjalanan suksesnya ia pun pernah mengalami pengalaman pahit yakni ditipu pelanggan, ataupun harga jual dibanting gara-gara pengiriman barang yang terlalu mepet.

Meski bebrapa kali gagal, Ayi tidak patah arang. Modal yang masih tersisa saat itu ia investasikan untuk promosi dan brand image.

Perusahaannya selalu  mengikuti dan eksis dalam memasarkan produk murahnya, selain itu ia menegaskan bahwa salahsatu strategi dan keuntungan usahanya ialah konsumen bisa memesan mebelnya custom sesuai dengan luas tempat, model, dan kreasinya.

“Pelanggan yang punya tempat yang luas, atau terbatas, atau punya rancangan sendiri bisa memesan di rumah produksi saya, sehingga bisa menghemat biaya, waktu dan puas, apalagi kalau bahannya sudah tersedia kita bisa cepat mengerjakannya, makanya kendati bertebaran pesaing di Cianjur ini, namun alhamdulillah hasil produknya bisa diterima di pasaran, sehingga pesanan terus mengalir, ” kata ayah dua anak ini serius. “Awalnya, pesanan datang dari tetangga,” tambahnya.

Setelah itu, ia mulai menawarkan ke toko-toko mebel. Hasil produksinya kini telah menghiasi toko-toko mebel beberapa kota di Jawa Barat, seperti Sukabumi, Bogor, dan Bandung.

Ada pula yang dikirim hingga ke Lampung, dan Makasar. Tiap bulan, kini produksinya rata-rata mencapai 15-50 unit. Harga yang ditawarkan dari yang terendah Rp1,1 juta (meja rias) hingga Rp10 juta (1 set sofa).

Dari tahun ke tahun usahanya terus berkembang. Keberhasilan Ayi tidak terlepas dari buah hasil kerja keras dan keuletannya selama ini.

 

Reporter: Nandang H

Redaktur: Rusmana

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0,000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0,000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CianjurUpdate.co tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Input your search keywords and press Enter.

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…

Scroll Up
error: Content is protected !!