EVONEWS
Now Reading:
Cianjur Terima Bantuan Enam Titik Sumur Bor dari Kementerian ESDM, Empat Diantaranya Siap Pakai
Full Article 3 minutes read

Cianjur Terima Bantuan Enam Titik Sumur Bor dari Kementerian ESDM, Empat Diantaranya Siap Pakai

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi Badan Geologi Kementerian ESDM, didampingi Asda II Setda Kabupaten Cianjur Yanto Hartono, dan Dandim 0608 Cianjur Letkol Rendra Dwi Ardhani, serta unsur Muspika setempat, saat gunting pita. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.CO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) memberikan bantuan berupa pembuatan sumur bor di enam titik di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hal itu diharapkan bisa menjadi solusi mengatasi krisis air bersih bersamaan kemarau. Empat titik sudah selesai, dan dua titik lagi dalam proses penyelesaian.

“Tahun ini, kami (Kementerian ESDM) menargetkan pembuatan sumur bor di Kabupaten Cianjur, sebanyak enam titik. Yang sudah diselesaikan sebanyak empat titik. Selebihnya dalam proses pengeboran,” kata Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi Badan Geologi Kementerian ESDM, Saryono Hadiwidjoyo, usai penyerahan sekaligus peresmian sumur bor air bersih di Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (11/09/2019).

Empat titik sumur bor yang sudah diselesaikan, berada di Desa Girimulya Kecamatan Cibeber, Desa Bunijaya Kecamatan Pagelaran, Desa Murnisari Kecamatan Sukaluyu, dan Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu. Sedangkan yang masih dalam tahap pengeboran, berada di Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu, dan Desa Susukan Kecamatan Cibeber.

Sumur bor di Desa Girimulya, memiliki kedalaman konstruksi 125 meter, pompa selam 3 PK, reservoir (bak penampung) 5 ribu liter, bangunan rumah genset 1 unit, jaringan listrik 4.400 watt, dan rumah sumur bor. Rata-rata debit airnya mencapai 2 liter per detik.

“Dengan kapasitas debit air sebanyak itu, kami perkirakan bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi 2.880 jiwa,” jelas dia.

Tahun ini Kementerian ESDM menargetkan pembangunan sebanyak 650 titik sumur bor. Keberadaannya tersebar di 312 kabupaten, tersebar di 33 provinsi. Di Jawa Barat termasuk di dalamnya Kabupaten Cianjur, targetnya terdapat sebanyak 57 titik sumur bor.

“Sementara sampai akhir 2018, kami telah berhasil membangun sebanyak 2.288 titik sumur bor tersebar di 312 kabupaten, di 33 provinsi, di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas air bersih mencapai sekitar 144,4 juta meter kubik per tahun. Debit airnya bisa melayani sekitar 6,6 juta jiwa,” bebernya.

Saryono mengatakan, program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dirasakan efektif. Buktinya, keberadaan sumur bor itu telah membantu mengatasi permasalahan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di daerah yang notabene sulit air. Kementerian ESDM berupaya maksimal meningkatkan anggaran program tersebut.

“Sehingga kami bisa membangun lagi lebih banyak sumur bor dalam di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang masih kesulitan mendapat pasokan air bersih. Banyak faktor suatu daerah kesulitan air, di antaranya karena kondisi alam maupun keterbatasan kemampuan pendanaan masyarakat,” ungkapnya.

 

Reporter: Rudi R

Redaktur: Rusmana

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0,000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0,000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CianjurUpdate.co tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Input your search keywords and press Enter.

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…

Scroll Up
error: Content is protected !!